Kamis, 09 Mei 2013

BAGAIMANA SEHARUSNYA KITA HIDUP !!!



"Hiduplah untuk hari ini, kesusahan sehari untuk hari itu" ; seperti kita tidak mungkin makan dan minum hari ini untuk hari besok. Karena itu, apa yang harus kita lakukan selanjutnya adalah menyerahkan segala kekuatiran kepada Tuhan yang memelihara kita setiap hari (bc. 1 Ptr 5:7).

Pada suatu kesempatan, Seorang bapak pernah mengatakan kepada saya:  "Karena Hujan terus-menerus, dan tidak bisa bekerja di kebun - Katanya: “Katong Nanti bagaimana”….. ini tidak beda dengan kuatir hari esok; kuatir tidak bisa mengolah lahan dengan baik, kuatir tidak ada persediaan makanan di rumah ,,,, padahal hujan akan berhenti pada waktunya . Kita masih diberi kesempatan hari ini untuk melakukan ini dan itu – jadi kerjakanlah apa yang bisa kita kerjakan hari ini: "mungkin meluangkan waktu untuk bersama dengan isteri dan anak-anak, memperbaiki atap rumah yang bocor, mengarahkan anak-anak untuk rajin belajar demi masa depan mereka atau hal-hal lainnya yang biasa dianggap sepele padahal sangat menentukan perjalanan hidup sebuah keluarga.

Hari esok memang penting juga, dan begitu pentingnya sehingga anak-anak kita harus bersekolah, kita harus bersusah payah membanting tulang, bahkan ada yang bekerja ganda ,,,,, tetapi pada waktunya kebanyakan dari kita yang sering terlena dengan hari esok itu tidak menikmati hasil dari jerih payahnya yang belum selesai, jadi bagaimana !!! mmmmmm !!!

Saran..........: ' kerjakanlah apa yang bisa kita kerjakan hari ini, toh ada manfaatnya untuk hari esok'.

Tidak ada komentar: